
 DOA waktu bulan pucat di tengah langit dalam kelam kulihat bayang sendiri tanpa suara dan segala kecuali doa Tuhanku yang pengasih, andaikata malam kabut begini memberi pengertian untukku seorang pencari cintamu maka, kutadahkan setulus harap dari kamar sempit ini dari jendela kaca yang kaku Tuhanku yang pengasih, berikanlah aku beberapa harapan lagi untuk esok yang pasti tiba demi segala kekuatan dan keunggulan-Mu aku merasa semakin kecil dan katakanlah mati memberikan pengertian buat seorang yang bernama manusia maka, kupinta kepada-Musuatu penangguhan Tuhanku yang maha pengasih, demi kebesaran-Muaku tetap mohon matari masih bersinar esok dan esoknya malam yang dikaburi kabut dan bulan bersabit aku meyakini sesuatu, biarlah embun kasar tidak turun membasahi sedikit ketenangan |